SOFTWARE MAINTENANCE MATURITY MODEL & APPLICATION SERVICE LIBRARY

SOFTWARE MAINTENANCE MATURITY MODEL


          Merupakan sebuah penilaian terhadap suatu fungsi perawatan perangkat lunak dengan mengusulkan perbaikan standar pemeliharaan perangkat lunak dan memperkenalkan model model yang diusulkan. Software Maintenance Matury Model, disamping memelihara perangkat lunak SSMM (Software Maintenance Matury Model) juga berfungsi untuk menjaga struktur suatu software. Hal ini dirancang untuk digunakan sebagai pelengkap suatu model software. Berdasarkan pada pengalaman SSMM mempunyai pemeliharan berstandar Internasional, pengalaman praktisi yang handal dan memiliki model tujuan, ruang lingkup, arsitektur.

-->Software Maintenance
         Perawatan perangkat lunak (software maintenance) adalah aktivitas yang dimulai sejak perangkat lunak mulai digunakan (after delivery) hingga akhirnya perangkat lunak tersebut tidak dapat digunakan lagi (retired). Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan (to correct), meningkatkan kinerja/ fungsionalitas (to improve), menyesuaikan dengan lingkungan (to adapt), atau untuk mencegah terjadinya kesalahan (to prevent).

--> Aspek Kegiatan Maintenance
Beberapa aspek-aspek penting dalam perencanaan perawatan adalah:

1. Perencanaan
Aspek-Aspek penting dalam perawatan perencanaan adalah :
- Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan
- Penyusunan sistem perawatan
- Kegiatan pengontrolan dan pencatatan

- Penerapan sistem perawatan dan pencatatan
2. Pemeriksaan
Kegiatan pemeriksaan yang telah tersusun dengan teratur akan menjaga performa mesin dalam keadaaan optimal dan dapat berfungsi sesuai standar. Kegiatan pemeriksaan terdiri dari:
- Pemeriksaan operasional
- Pemeriksaan pemberhentian

- Pemeriksaan overhaul.
3. Pemilihan komponen/ suku cadang Pemilihan komponen atau suku cadang
Merupakan kegiatan yang paling penting dalam menjalankan kegiatan overhaul. Dengan pemilihan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menjaga mesin tetap dapat bekerja dalam kondisi standar

-> Teknik - Teknik Maintenance.
         Software maintenance yang efektif dilakukan dengan teknik  yang spesifik atau  khusus  untuk maintenance.  Beberapa  teknik  praktis  yang  biasa  dipakai maintener
1. Program Comprehension
2. Re-engineering
3. Reverse engineering
4. Impact Analysis


APPLICATION SERVICE LIBRARY

        Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah "perpustakaan" digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.

        ASL erat terkait dengan kerangka kerja ITIL (IT Service Management) dan BiSL 
(Manajemen Informasi dan Manajemen Fungsional) dan Capability Maturity Model (CMM).

         Kerangka ASL dikembangkan karena ITIL, dipeluk oleh departemen infrastruktur TI, terbukti tidak memadai untuk Manajemen Aplikasi: pada waktu itu, ITIL tidak memiliki pedoman khusus untuk aplikasi desain, pengembangan, pemeliharaan dan dukungan. versi ITIL baru, terutama V3, semakin membahas Pengembangan Aplikasi dan Aplikasi Manajemen domain; ASL BiSL Foundation telah menerbitkan sebuah kertas putih membandingkan ITIL 
v3 dan ASL.

-->Framework ASL
       Mendukung proses bisnis menggunakan sistem informasi untuk siklus hidup dari proses bisnis.

Dua sudut pandang dapat dibedakan disini :
1. Perspektif mendukung proses bisnis menggunakan sistem informasi
Ini berarti menjaga aplikasi dan berjalan dan memastikan bahwa mereka mendukung organisasi kegiatan sehari-hari. Secara praktis, ini melibatkan menyediakan layanan terus menerus dengan membuat perusahaan kesepakatan tentang tingkat layanan dan memulihkan tingkat layanan yang disepakati secepat mungkin.

2. Siklus hidup proses bisnis 
       Organisasi berkembang, lingkungan dan pasar berubah. Untuk terus berfungsi secara optimal, sistem informasi pendukung harus tumbuh dengan organisasi. Ini melibatkan meningkatkan aplikasi untuk saat ini dan masa depan teknis dan persyaratan fungsional. Proses aplikasi yang berhubungan umumnya account untuk sebagian besar

-->Cakupan ASL
        ASL2 ini dimaksudkan untuk mendukung Manajemen Aplikasi dengan menyediakan alat-alat. Dua kategori utama bantu didefinisikan:

        Deskripsi dari proses untuk Manajemen Aplikasi. Ditambah penggunaan praktek-praktek terbaik terminologi standar, menghindari perangkap berbicara tentang topik yang berbeda saat menggunakan kata-kata yang sama.

       Tujuan dari ASL adalah untuk membantu dalam profesionalisasi Manajemen Aplikasi.

        Ada 4 proses dalam cluster Dukungan Aplikasi. Proses dalam cluster Organisasi Layanan mendukung penggunaan sehari-hari dari sistem informasi. Proses dalam cluster ini adalah:
- Use Support
- Configuration Management
- IT Operation Management
- Continuity Management    

Daftar Pustaka :
https://en.wikipedia.org/wiki/Application_Services_Library
http://informasi-disini.blogspot.co.id/2016/05/application-service-library.html

4 Cakupan Domain pada COBIT (Control Objective for Information and related Technology)

Control Objective for Information and related Technology, disingkat COBIT, adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi. Standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA. COBIT 4.1 merupakan versi terbaru.

COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :

1.       Perencanaan dan organisasi (plan and organise)
2.       Pengadaan dan implementasi (acquire and implement)
3.       Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
4.       Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluate)

Maksud utama COBIT ialah menyediakan kebijakan yang jelas dan good practice untuk IT governance, membantu manajemen senior dalam memahami dan mengelola risiko-risiko yang berhubungan dengan IT.

COBIT menyediakan kerangka IT governance dan petunjuk control objective yang detail untuk manajemen, pemilik proses bisnis, user dan auditor.

Domain 1 : Planning and Organisation
Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.
Langkah-langkah:
•    Menetapkan rencana stratejik TI
•    Menetapkan hubungan dan organisasi TI
•    Mengkomunikasikan arah dan tujuan manajemen
•    Mengelola sumberdaya manusia
•    Memastikan pemenuhan keperluan pihak eksternal
•    Menaksir risiko

Domain 2 : Acquisition and Implementation
Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.
Langkah-langkah :
•    Mengidentifikasi solusi terotomatisasi
•    Mendapatkan dan memelihara infrastruktur teknologi
•    Mengembangkan dan memelihara prosedur
•    Memasang dan mengakui sistem
•    Mengelola perubahan



Domain 3 : Delivery and Support
Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.
Langkah-langkah :
•    Menetapkan dan mengelola tingkat pelayanan
•    Mengelola pelayanan kepada pihak lain
•    Memastikan pelayanan yang kontinyu
•    Memastikan keamanan sistem
•    Mengelola konfigurasi/susunan
•    Mengelola data
•    Mengelola fasilitas

Domain 4 : Monitoring
Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.
Langkah-langkah:
•    Memonitor proses – menaksir kecukupan pengendalian internal
•    Mendapatkan kepastian yang independen

Kerangka Kerja COBIT
          Kerangka kerja COBIT terdiri atas beberapa arahan/pedoman, yakni:
1.       Control Objectives
Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi (high-level control objectives) yang terbagi dalam 4 domain, yaitu : Planning & Organization , Acquisition & Implementation , Delivery & Support , dan Monitoring & Evaluation.

2.       Audit Guidelines
Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci (detailed control objectives) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.

3.       Management Guidelines
Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :
Sejauh mana TI harus bergerak atau digunakan, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus.
Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses ( critical success factors ).
Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan.
Bagaimana dengan perusahaan lainnya, apa yang mereka lakukan.
Bagaimana mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.

referensi:
http://astrihardi.blogspot.co.id/2014/06/makalah-cobit.html
https://haendra.wordpress.com/2012/06/08/pengertian-cobit/

https://hepiprayudi.files.wordpress.com/2012/06/pengertian-cobit.pdf

Information Technology Infrastructure Library (ITIL)

Sebelum menjelaskan tentang domain-domain proses dalam ITIL saya akan menjelaskan lebih dulu pengertiannya. ITIL singkatan dari Information Technology Infrastructure Library, yang merupakan best practice framework dalam mengelola teknologi informasi berbasis layanan. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.

ITIL memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik (TI) penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi (TI).

Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).
Dalam versi terbaru adalah versi 3. Perubahan mendasar pada versi ini terletak dari sudut pandang pengelolaan IT, dimana pada versi 2 ITIL mengelola layanan sebagai sekumpulan proses dan fungsi sementara dalam ITIL versi 3 layanan sebagai sebuah lifecycle / daur hidup.

a.) Service Strategy
Inti dari ITIL Service Lifecycle adalah Service Strategy.
Service Strategy memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy :

Service Portfolio Management
Financial Management
Demand Management

b.) Service design
Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya.
Ruang lingkup Service Design tidak melulu hanya untuk mendesain layanan TI baru, namun juga proses-proses perubahan maupun peningkatan kualitas layanan, kontinyuitas layanan maupun kinerja dari layanan.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:
1. Service Catalog Management
2. Service Level Management
3. Supplier Management
4. Capacity Management
5. Availability Management
6. IT Service Continuity Management
7. Information Security Management

c.) Service Traansition

Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang dirubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.

d.) Service Operation

Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup  kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1. Event Management
2. Incident Management
3. Problem Management
4. Request Fulfillment
5. Access Management

e.) Continual Srvice Improvement

Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas.
Penerapan ini merupakan pendahuluan dari Countinual Service Inprovement (CSI) berdasarkan ISO/IEC 20000, yang merupakan :

•  Mendefinsikan pemeriksaan yang dibutuhkan dalam melakukan eksekusi
pada tahapan pemeriksaan.
•  Mengidentifikasikan komparisasi tampilan berdasarkan CSI serta lifecycle
    yang lainnya.
•  Mengidentifikasikan proses aktivitas yang membutuhkan pengenalan.
•  Mengidentifikasikan kewajiban dan wewenang dari manajemen.
•  Mencari tools yang dibutuhkan untuk mendukung dan mempros
   dokumen

TUGAS MAKALAH SOFT SKILL 1 (KELOMPOK)

Artikel Kegelisahan

PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Salah satu dampak dari perasaan gelisah yang bisa kita ketahui adalah, dalam menjalani kehidupan atau aktivitas, kita tidak bisa merasa rileks, nyaman dan merasa selalu tergganggu. Coba bayangkan, ketika kita sedang bekerja dengan fokus dan membutuhkan konsentrasi yang penuh, tiba-tiba kita merasa gelisah tanpa sebab, pastinya kerjaan kita akan semakin kacau dan terasa sangat sulit. Atau, ketika kita sedang bermain dengan anak dan keluarga kita, tiba-tiba perasaan gelisah itu muncul, tentunya kita tidak bisa merasakan kebahagiaan seutuhnya saat bersama keluarga kita.
Kegelisahan sendiri merupakan perasaan alamiah yang terjadi pada manusia dan biasanya akan mudah dialami oleh mereka yang memiliki mental lemah dan rasa percaya diri yang kurang. Perasaan gelisah ini juga pernah dialami oleh semua manusia, apalagi ketika kita berusia remaja dan dewasa, akan sangat mudah mengalaminya, karena banyak tekanan dan tuntutan diberbagai segi kehidupan.
Orang yang mengalami perasaan gelisah biasanya sedang mendapat tekanan saat beraktivitas baik dari dalam maupun dari luar, sehingga kegelisahan itu muncul pada diri sendiri. Kegelisahan merupakan sebuah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat adanya ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan yang dialami oleh manusia.
Setiap individu memiliki ketahanan psikologis dan phisiologis yang berbeda-beda, ada orang yang sangat kuat sehingga dengan adanya tekanan Dia merasa biasa saja, dan juga ada orang yang baru ada tekanan sedikit sudah merasa sangat gelisah. Memang apa yang dialami oleh setiap individu tentang perasaan gelisah itu wajar-wajar saja, yang tidak wajar itu apabila kita mudah mengalami kegelisahan dan selalu merasa gelisah walaupun hal itu hanya tekanan yang sepele, sehingga kita merasa gugup, takut, jantung berdetak kencang bahkan sampai mengeluarkan keringat dingin.  
CARA MENGATASI KEGELISAHAN
1.   Usahakan agar pikiran Anda tetap tenang, dan jangan terlalu berburuk sangka terhadap segala sesuatu.
2.   Carilah tempat yang sesuai dengan kesukaan Anda untuk menenangkan kegelisahan yang Anda alami.
3.   Jangan terpengaruh dengan situasi yang memanas dan membuat Anda selalu terpikirkan tentang rasa gelisah tersebut.
4.   Luangkan sedikit waktu Anda, untuk mengisi hal yang positif dan dapat menenangkan kegelisahan yang Anda alami

5.   Berdo'alah dan mintalah petunjuk kepada Tuhan, karena segala sesuatu itu atas takdirNYA. 6.   Gunakanlah alternatif pengobatan yang bisa membantu Anda, seperti meditasi, mediasi, terapi, ataupun yang lain.

Bentuk Tanggung Jawab Kita Dalam Kehidupan Sehari-hari

TANGGUNG JAWAB TERHADAP DIRI SENDIRI
   ·         Belajar
 Sebagai mahasiswa yang berpendidikan , belajar merupakan kewajiban setiap orang . Belajar menjadi tanggung jawab diri sendir. Saat ujian tiba hanya niat kita saja yang mampu membawa kita untuk belajar, saat kita tidak belajar waktu ujian , kita akan mendapatkan hasil yang tidak memuaskan . dan itu merupakan tanggung jawab kita, mengapa kita tidak belajar. Maka dari itu belajar merupakan tanggung jawab masing- masing individu.
 ·         Kesehatan
 Jika kita tidak bertanggung jawab akan kesehatan kita, maka itu akan menghambat aktifitas kita sehari-hari . siapa lagi yang mampu menjaga kekebalan tubuh kita kalo bukan kita sendiri yang menjagannya . dokter hanya mampu menyembuhkan, tetapi diri kita lah yang harus berusaha.
 ·         Kebiasaan
 Buruk Setiap individu pasti memiliki kebiasaan buruk dalam hal apapun. sebenarnnya jika kita menyadari kebiasaan buruk yang kita lakukan ternyata salah, kita dapat merubah kebiasaan tersebut. Walaupun awalnnya sangat sulit tapi dengan niat kita yang sungguh-sungguh , kita dapat merubahnnya. Hanya diri kita yang mampu merubahnnya, orang lain hanya mampu mendorong kita dengan motivasinnya.
 ·         Tindakan
Jika kita tidak pernah melakukan apa yang telah kita rencanakan, terutama yang terlibat pada banyak orang maka mereka akan mulai berpikir bahwa kita bukanlah orang yang bisa diandalkan. Jadi apa yang menjadi tindakan kita merupakan salah satu tanggung awab terhadap diri sendiri yang perlu diperhatikan.
 ·         Menjauhkan Diri Dari Pergaulan yang Salah
 Lingkungan disekitar kita merupakan tempat sosialisasi kita mencari teman atau sering disebut dengan bergaul. Pergaulan yang salah mampu menghadapkan kita kearah yang tidak benar. Maka dari itu sudah menjadi tanggung jawab kita untuk mencari teman yang mampu mengingatkan kita akan kebenaran dan menjauhkan kita dari hal hal buruk seperti menggunakan narkoba, merokok, minum – minuman keras dan sebagainnya.  
TANGGUNG JAWAB TERHADAP KELUARGA 
 ·         Patuh Terhadap Perintah Orangtua 
Orangtua akan sangat senang sekali jika anak-anaknya mau menuruti segala apa yang diinginkan orangtua. Namun yang jelas anak-anak tidak wajib menuruti kemauan orangtuanya yang melanggar ajaran agama dan melanggar hukum seperti perintah untuk meninggalkan sholat lima waktu, melakukan korupsi, mencontek saat ujian, dan lain-lain.
 ·         Menjadi Anak yang Baik
Anak yang baik akan menjadi kebanggaan keluarganya. Anak yang baik juga akan disukai orang-orang yang ada di sekitarnya baik di rumah, sekolah, tempat ibadah, keorganisasian, dan lain sebagainya. Anak yang nakal biasanya tidak disukai oleh orang-orang yang berada di sekitarnya, dan bahkan bisa dimusuhi warga di lingkungannya jika perilakunya sudah keterlaluan melampaui batas.
 ·         Menghormati Saudara yang Lebih Tua dari kita
Kita sebagai yang paling muda dalam keluarga sudah sewajarnnya mengormati saudara yang lebih tua seperti kakak/abang .
 ·         Melakukan Pekerjaan Rumah
 Kita tinggal dilingkungan berkeluarga sudah menjadi tanggung jawab setiap anggota keluarga untuk melakukan pekerjaan rumah. Pekerjaan rumah bukan hanya ibu saja yang melakukan, tapi kita juga harus ikut melakukannya .
 ·         Menjaga Adik saat orang tua sedang sibuk
Siapa lagi yang akan bertanggung jawab kepada adik kita, saat orang tua kita sedang sibuk atau sedang pergi. Sudah menjadi tanggungan kita sebagai kaka untuk menjaga adiknnya.  
TANGGUNG JAWAB TERHADAP MASYARAKAT BANGSA - NEGARA
 ·         Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju kearah yang lebih baik.
 ·         Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baknya.Sampai sekarang saya telah memenuhi kewajiban tersebut, saya mentaati hukum negara dengan baik, karena dengan mentaati hukum-hukum yang ada di Indonesia saya menjadi lebih aman dalam menjalani hidup.
 ·         Meningkatkan wawasan kebangsaan agar senantiasa terbina rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan pada setiap diri warga negara  
·         Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghindari sikap dan perilaku yang diskriminatif 
·          Membina solidaritas sosial sebagai sesama warga negara Indonesia  
TANGGUNG JAWAB TERHADAP SANG PENCIPTA 
·         Sholat 5 waktu Sudah menjadi kewajiban seorang muslim untuk beribah kepada sang pencipta, yaitu melakukan sholat 5 waktu dan sholat-sholat sunnah lainnya . itu adalah cara interaktif kita untuk berkomunikasi pada sang pencipta. 
·         Berbuat baik kepada sesama Kita diciptakan untuk saling menolong dan berbuat baik kepada orang lain, tidak memandang siapakah orang itu dan dari mana asalnnya. Kita menolong karna memang sudah menjadi hakikat kita kepada sang pencipta.
 ·         Mensyukuri nikmat yang telah dikaruniakanNya kepada kita semua. Kita diciptakan oleh sang pencipta , maka sudah sewajarnnya kita mensyukuri apapun yang telah allah berikan kepada kita . karna masih banyak orang yang masih dibawah kita, tetapi mereka masih mensyukuri nikmatnnya. 
·         Melaksanakan segala perintahNya serta berusha menjauhi atau meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Tuhan YME. 

·      Menuntut ilmu dan menggunakannya untuk kebajikan (kemaslahatan) umat manusia sebagai bekal kehidupan baik didunia maupun diakhirat kelak.

Tokoh Inspiratif

Vin Diesel



Mark Sinclair - Lahir pada 18 Juli 1967, lebih dikenal dengan nama panggung Vin Diesel, adalah seorang aktor, penulis, sutradara, dan produser Amerika. Dia semakin terkenal berkat perannya dalam "Dominic Toretto" di The Fast dan Furious film seri dan "Richard B. Riddick" diThe Chronicles of Riddick trilogi. Ia juga adalah seorang produser di sekuel kedua waralaba.

Pendidikan akting pertama yang didapat Vin Diesel mungkin adalah dari ayah tirinya yang mengajar akting. Tak banyak yang diketahui tentang masa lalu aktor yang bernama asli Mark Sinclair Vincent ini. Saat Vin berusia 7 tahun, Vin dan temannya mencuri masuk ke sebuah teater untuk berbuat iseng. Seorang wanita tiba-tiba menghentikan Vin dan menawarkan sebuah naskah drama dan uang sebesar US$20 dengan syarat Vin harus datang ke teater setiap hari sepulang sekolah.

Saat berusia 17 tahun, Vin sempat bekerja sebagai tukang pukul di beberapa club. Di sinilah awalnya ia mendapat nama Vin Diesel. Vin memutuskan meninggalkan kuliahnya untuk membuat film pendek berjudul MULTI-FACIAL. Film ini akhirnya berhasil masuk festival film Cannes dan mendapat sambutan positif.

Vin Diesel lahir di Alameda County, California,  bersama dengan saudara kembarnya, Paul. Ibunya, Delora Sherleen (Sinclair) Vincent, adalah peramal.  Diesel telah menyatakan bahwa dia "dari etnis ambigu". Latar belakang ibunya termasuk Inggris, Jerman, dan Skotlandia. Ia tidak pernah bertemu ayah kandungnya, dan telah menyatakan bahwa "semua saya tahu dari ibu saya, bahwa saya memiliki koneksi ke banyak kebudayaan yang berbeda".

Diesel memiliki self-diidentifikasi sebagai "pasti orang warna", dan telah menyatakan bahwa hubungan orang tuanya akan ilegal di beberapa bagian Amerika Serikat karena undang-undang anti-antar di sana. Ia dibesarkan di New York City oleh ibunya Kaukasia dan ayah tirinya Afrika-Amerika, seorang instruktur dan teater manajer bertindak, Irving H. Vincent.

Diesel dan istrinya, yang merupakan model Meksiko Paloma Jimenez, memiliki tiga anak putri, Hania Riley, lahir April 2008 (memiliki sabuk oranye di Brasil jiu-jitsu dan judo, Vincent Sinclair, lahir 2010, dan putri Pauline lahir Maret 2015. Dia menamai putrinya yang terakhir dengan nama “Paul” untuk menghormati temannya di Fast & Furious waralaba co-star, Paul Walker, yang meninggal pada bulan November 2013 akibat kecelakaan. Ia juga menjadi godfather bagi putri Walker, Meadow Rain Walker.